Transformasi Lahan Warga Menjadi Kebun Produktif, Pakcoy TMMD Ke-129 Kodim 1626/Bangli Berkembang Pesat

BANGLI – Pelaksanaan TMMD Ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1626/Bangli fokus pada pengembangan lahan yang produktif. Di Desa Sekardadi, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, lahan milik Nyoman Siram kini digunakan untuk menanam pakcoy yang tumbuh dengan baik, pada Sabtu (8/8/2026).

Pengembangan tanaman pakcoy ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan yang diinisiasi oleh Satgas TMMD dengan partisipasi aktif masyarakat setempat. Lahan yang sebelumnya kurang produktif kini disulap menjadi area pertanian yang bermanfaat dan memberikan hasil bagi komunitas.

Tanaman pakcoy ditanam dengan metode berjajar pada bedengan yang telah disiapkan dengan baik. Selain itu, penggunaan mulsa untuk pengelolaan tanaman terlihat di beberapa area lahan, yang menunjukkan perhatian terhadap teknik pertanian yang efektif.

Pertumbuhan tanaman yang semakin subur menandakan bahwa usaha ini membuahkan hasil. Satgas bersama warga secara berkelanjutan melakukan pemantauan dan perawatan agar pakcoy dapat tumbuh optimal hingga saat panen tiba. Dansatgas TMMD Ke-129, Letkol Inf Yugi Prastawa, S.I.P., M.I.P., menjelaskan bahwa kolaborasi ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas masyarakat.

“Kami berkomitmen untuk memanfaatkan lahan yang ada agar tidak terabaikan. Dengan adanya penanaman pakcoy, lahan itu kini memiliki nilai lebih dan berkontribusi pada ketahanan pangan,” jelasnya. Ia menambahkan, kegiatan ini diharapkan menjadi contoh bagi masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang ada secara maksimal.

Program tersebut juga memberikan pembelajaran bagi masyarakat dalam pengelolaan lahan yang terencana. Mereka tidak hanya mendapatkan hasil dari tanaman, tetapi juga pengalaman berharga dalam budidaya.

Nyoman Siram mengaku senang dengan inisiatif ini. Ia merasa didukung oleh kehadiran Satgas TMMD dalam memanfaatkan lahan yang sebelumnya kurang diperhatikan.

“Kami merasa sangat terbantu. Kini, lahan yang dulunya tidak dimanfaatkan dengan baik sudah bisa digunakan untuk menanam pakcoy. Tanaman terlihat hijau dan tumbuh dengan sangat baik,” ungkapnya.

Apabila hasil panen nantinya memenuhi target, hasil dari tanaman tersebut diharapkan dapat digunakan untuk kebutuhan masyarakat lokal dan juga sebagai komoditas yang menjanjikan di pasar. Kegiatan ini menunjukkan kerjasama antara TNI dan masyarakat dalam memanfaatkan potensi daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *