Pidie – Dalam rangka menyongsong pelaksanaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026, Kodim 0102/Pidie melaksanakan ritual adat Aceh yang dikenal sebagai peusijuek terhadap anggota Satgas TMMD serta alat utama yang akan digunakan selama program. Kegiatan ini berlangsung di lapangan upacara pembukaan TMMD yang terletak di Desa Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie pada hari Rabu, 15 Juli 2026.
Ritual peusijuek ini dipimpin oleh salah seorang tokoh agama lokal, Tgk. Sulaiman. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai wujud rasa syukur dan juga doa untuk keselamatan, kesehatan, serta keberhasilan setiap prajurit yang terlibat dalam program pengabdian kepada masyarakat.
Dalam doa tersebut, diharapkan pelaksanaan TMMD dapat berlangsung dengan lancar tanpa rintangan serta memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat di Desa Lhok Panah. Tradisi ini juga merupakan simbol dari upaya awal untuk meminta restu dan perlindungan dari Tuhan Yang Maha Esa.
Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., Komandan Kodim 0102/Pidie sekaligus Dansatgas TMMD Ke-129, menyatakan bahwa peusijuek merupakan bentuk ikhtiar spiritual yang sangat penting seiring dengan kesiapan prajurit dan perlengkapan untuk menjalankan tugas. “Kami berharap seluruh anggota diberikan perlindungan dan kemudahan dalam mencapai setiap sasaran TMMD. Dengan dukungan doa dan partisipasi masyarakat, kami yakin program ini akan berhasil dan memberikan manfaat kepada komunitas,” tegasnya.
Kegiatan peusijuek tersebut berjalan dengan khidmat dan dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh agama, tokoh adat, dan warga Desa Lhok Panah, sebagai simbol dukungan terhadap pelaksanaan TMMD Ke-129.
