BOJONEGORO, – Kolaborasi antara TNI dan masyarakat kembali terlihat jelas dalam pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 yang digelar di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro.
Selain berfokus menyelesaikan proyek infrastruktur, para prajurit juga menunjukkan kepedulian tinggi terhadap masyarakat dengan memberikan bantuan langsung kepada warga yang sedang berjuang untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka.
Pada hari Sabtu, 1 Agustus 2026, suasana kekeluargaan antara TNI dan rakyat sangat terasa. Tiga anggota dari Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro yang mengenakan seragam militer dengan bangga turun tangan membantu mendorong gerobak penjualan.
Gerobak bertuliskan “Sempol Ayam & Sapi Mbak Kar” tersebut diarahkan bersama menuju lokasi usaha di Desa Kesongo, yang mengurangi beban pemiliknya yang sedang berjuang di jalanan berdebu. Kartini, seorang ibu dari Dusun Banaran, Desa Dayukidul, adalah pengusaha gerobak sempol yang setiap harinya mengandalkan usaha ini untuk mencukupi kebutuhan keluarga dan memastikan pendidikan anak-anaknya.
Lettu Ckm Purnomo, anggota SSK Satgas TMMD ke-129, menjelaskan bahwa tindakan membantu warga tersebut merupakan bagian dari pengabdian prajurit. Menurutnya, dengan melakukan hal-hal kecil seperti ini, diharapkan bisa memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat.
Kartini merasa sangat bersyukur mendapatkan bantuan tak terduga dari para tentara, dan senyuman haru mengubah wajah lelahnya. Ia menyampaikan rasa terima kasihnya kepada TNI dan berharap kegiatan TMMD berjalan lancar, sementara semua anggota Satgas senantiasa diberi kesehatan.
Momen indah ini menunjukkan bahwa TMMD mempunyai arti lebih dari sekadar pembangunan fisik. Program ini juga menghidupkan kembali semangat gotong royong serta menumbuhkan rasa empati dan kebersamaan, yang langsung memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat.
