
LUWU TIMUR – Turnamen TMMD Cup yang diselenggarakan oleh Kodim 1403/Palopo dalam rangka peringatan TMMD ke-130 telah memberikan dampak positif bagi para pelaku bisnis kecil di Desa Parumpanai, Kecamatan Wasuponda, Kabupaten Luwu Timur. Selama berlangsungnya pertandingan, para penjual makanan dan minuman menikmati lonjakan penjualan berkat banyaknya pengunjung yang datang di sore hari.
Lapangan Desa Parumpanai tidak hanya berfungsi sebagai arena kompetisi bagi olahraga seperti bola voli dan sepak bola, tetapi juga menjadi pusat kegiatan bagi masyarakat. Kehadiran ratusan penonton tidak hanya membuat suasana meriah, tetapi juga memberikan peluang usaha yang signifikan bagi pedagang yang berjualan di sekitar lokasi.
Beragam pilihan makanan dan minuman tersedia untuk para pengunjung, mulai dari gorengan, es teh, hingga bakso tusuk. Dalam suasana yang ramai ini, para pedagang dituntut untuk lebih sigap dalam memenuhi tingginya permintaan dari pembeli.
Salah satu pedagang yang merasakan dampak positif ini adalah Hasna (38). Perempuan yang menjajakan es teh dan gorengan ini mengungkapkan bahwa omset penjualannya mengalami kenaikan yang berarti sejak dimulainya TMMD Cup. “Masya Allah, sejak ada TMMD Cup, Komandan, jualan saya naik drastis. Hari biasa hanya laku Rp50 ribu, sekarang bisa laku Rp250 ribu hingga Rp300 ribu sore hari saja!” ujarnya dengan penuh semangat.
Hasna juga menambahkan bahwa persediaan dagangannya yang biasanya cukup, kini cepat habis saat acara berlangsung. “Gorengan 200 biji bisa habis, es teh dua termos pun ludes. Alhamdulillah, berkah TMMD Cup. Terima kasih Kodim 1403/Palopo, semoga TMMD Cup sering diadakan,” ucapnya sambil melayani pembeli dengan penuh antusias.
Kapten Inf Badar, sebagai Danki Satgas TMMD ke-130 Kodim 1403/Palopo, menegaskan bahwa peningkatan kegiatan jual beli ini adalah dampak positif yang patut disyukuri. “Awalnya kami mengadakan TMMD Cup untuk mempererat silaturahmi antar pemuda dan mengisi waktu sore, namun dampaknya luar biasa bagi perekonomian. Saya melihat sendiri setiap sore warung-warung di sekitar lapangan ramai oleh pengunjung,” terang Badar.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membangun hubungan baik antar pemuda serta menyediakan aktivitas olahraga yang positif. Antusiasme masyarakat yang tinggi juga memberi manfaat ekonomis bagi mereka yang menggantungkan hidup dari usaha kecil.
Kapten Inf Badar menambahkan bahwa partisipasi masyarakat dalam kegiatan TMMD merupakan hal yang sangat penting untuk menciptakan keuntungan yang dapat dirasakan secara langsung. “Ini adalah bukti bahwa TMMD Cup tidak hanya membangun sportivitas, tetapi juga memajukan ekonomi masyarakat. Satu kegiatan, tiga manfaat: pemuda sehat, penonton terhibur, pedagang sejahtera,” jelasnya.
Tidak hanya Hasna, pedagang bakso tusuk dan penjual mainan anak-anak juga mendapatkan keuntungan dari acara ini. Banyak keluarga yang datang bersama anak-anak menikmati pertandingan, sehingga produk mereka juga banyak diminati.
Menjelang pertandingan, para pedagang sekarang mulai mempersiapkan stok dua hingga tiga kali lipat untuk menghadapi peningkatan pengunjung, agar kebutuhan pelanggan dapat dipenuhi dengan baik. Kegiatan nonfisik TMMD ini memperlihatkan potensi dalam mendatangkan manfaat ekonomi secara langsung bagi masyarakat.
Melalui TMMD Cup, Kodim 1403/Palopo telah membuka ruang berolahraga sekaligus menciptakan iklim yang mendukung perkembangan usaha mikro. Dengan semangat kerjasama antara TNI dan masyarakat, pelaksanaan TMMD ke-130 di Desa Parumpanai diharapkan dapat terus membawa manfaat bagi kehidupan sosial dan ekonomi warga setempat.
