BOJONEGORO, – Membangun desa tidak hanya melibatkan pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga memperkuat sumber daya manusia. Dalam kerangka program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 yang dilaksanakan di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, pemerintah berupaya meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengelola keuangan.
Pada hari Senin (3/8/2026), acara Bimbingan Teknis (Bimtek) diadakan di Balai Desa Kesongo, dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat seperti perangkat desa, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), RT/RW, kader PKK, serta tokoh masyarakat. Kegiatan ini bukan hanya membahas proyek infrastruktur, melainkan juga memberikan pengetahuan tentang pengelolaan keuangan yang baik, yang diinisiasi oleh Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bojonegoro.
Sekretaris BPKAD Kabupaten Bojonegoro, Vevi Rahmanawati, yang membuka acara tersebut, menekankan pentingnya pemahaman mendalam tentang tata kelola keuangan. Menurutnya, pemahaman ini krusial untuk memudahkan penyusunan laporan keuangan yang akurat serta untuk memastikan bahwa setiap pengeluaran dari Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Desa dapat dipertanggungjawabkan secara tepat.
Meski dalam keterbatasan anggaran, Vevi menegaskan bahwa pengelolaan yang baik dapat memberikan hasil yang signifikan bagi masyarakat. Dalam hal ini, Sekretaris Desa Kesongo, Sumari, mengungkapkan rasa syukur atas perhatian pemerintah daerah yang tidak hanya menitikberatkan pada pembangunan fisik, tetapi juga pada peningkatan wawasan dan keterampilan warga dalam pengelolaan desa. Program ini diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat Kesongo.
