BONE – Pekerjaan pembangunan jembatan gantung yang menghubungkan Dusun Patukku dan Dusun Lemo di Kecamatan Bontocani, Kabupaten Bone, kembali dilanjutkan oleh Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 1407/Bone. Pada hari Sabtu (18/7/2026), fokus utama pekerjaan adalah pengecoran angkur yang merupakan tahap penting dalam konstruksi jembatan sepanjang 52 meter dan lebar 1,50 meter.
Dalam prosesnya, pengecoran angkur dilakukan secara bertahap oleh anggota Satgas TMMD bersama masyarakat lokal. Angkur yang dicor berfungsi sebagai pengikat utama kabel jembatan gantung, oleh karena itu, setiap tahap pengecoran memerlukan ketelitian tinggi agar struktur yang dihasilkan dapat kuat dan memenuhi spesifikasi teknis yang ditetapkan.
Sebelum melaksanakan pengecoran, semua komponen yang diperlukan, seperti besi tulangan, bekisting, dan campuran beton, telah dipersiapkan secara menyeluruh. Kerja sama antara TNI dan warga menjadi pendorong utama dalam mempercepat proses penyelesaian sambil tetap menjaga kualitas hasil pembangunan.
Dengan melanjutkan pengecoran angkur, Satgas TMMD menunjukkan komitmennya untuk memastikan proyek jembatan ini dapat selesai tepat waktu. Kehadiran jembatan gantung diharapkan akan memberikan akses yang lebih baik bagi masyarakat yang sebelumnya harus melewati rute yang tidak mudah dilalui, serta dapat meningkatkan konektivitas dan kesejahteraan ekonomi di Kecamatan Bontocani.
