SEBATIK – Seiring mendekatnya waktu penutupan, TMMD ke-129 yang diselenggarakan oleh Kodim 0911/Nunukan di Desa Liang Bunyu telah memasuki tahap akhir dengan sejumlah pencapaian yang menggembirakan. Hampir semua target, baik dalam aspek fisik maupun non-fisik, sudah hampir sepenuhnya selesai. Inisiatif ini bertujuan untuk mempercepat pembangunan di kawasan yang tertinggal dan menampilkan transformasi besar di Liang Bunyu.
Transformasi tersebut dapat dilihat dari kemajuan yang pesat dalam pembangunan infrastruktur di desa ini. Pembangunan jalan baru, perbaikan sistem sanitasi, serta peningkatan fasilitas ibadah sudah siap untuk digunakan oleh masyarakat. Keberadaan infrastruktur ini menjawab harapan warga perbatasan yang menginginkan kemudahan dalam mobilitas sehari-hari.
Di samping aspek fisik, dampak sosial dari kehadiran program ini juga tak kalah penting. Keterlibatan warga dalam aktivitas gotong royong menciptakan ikatan sosial yang lebih kuat antara TNI dan masyarakat. Desa yang awalnya tenang kini dipenuhi dengan berbagai aktivitas bersama yang meningkatkan rasa kebersamaan.
Program-program non-fisik seperti penyuluhan tentang kesehatan dan peningkatan ketahanan pangan berperan penting dalam memperkuat kapasitas masyarakat. Pendekatan yang komprehensif ini memastikan bahwa pembangunan tidak hanya fokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada kualitas hidup masyarakat yang lebih baik.
Secara keseluruhan, TMMD ke-129 Kodim 0911/Nunukan telah berhasil menjadi penggerak perubahan yang signifikan bagi Desa Liang Bunyu. Dengan akses yang semakin baik dan pengetahuan warga yang meningkat, desa perbatasan ini kini melangkah menuju peningkatan kesejahteraan yang berkelanjutan.
