Bangka – Upaya Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0413/Bangka dalam mengatasi isolasi di wilayah terpencil terus dilakukan. Fokus utama mereka adalah proyek perbaikan infrastruktur jalan di Kabupaten Bangka, sebagai respons terhadap minimnya akses mobilitas bagi masyarakat pedesaan yang selama ini terganggu oleh jalan yang tidak memadai.
Pada Minggu, (19/07/2026), kegiatan pengerjaan pelebaran jalan berlangsung dengan cepat. Lokasi pengaspalan terletak di Desa Deniang, Kecamatan Riau Silip, Kabupaten Bangka. Satgas TMMD dan warga local saling bekerja sama di lapangan agar setiap tahap pemeliharaan dan perluasan jalan dapat tercapai sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.
Sebelum inisiatif ini dimulai, jalur yang menghubungkan antar-dusun hanya berupa jalan tanah sempit yang banyak berbukit dan berbahaya saat musim hujan. Topografi yang sulit ini seringkali menghambat lalu lintas kendaraan, terutama kendaraan roda empat. Sebagai konsekuensinya, aktivitas sehari-hari masyarakat menjadi tidak efisien, dan pengiriman kebutuhan pokok sering mengalami keterlambatan.
Saat ini, proses penggalian untuk memperlebar jalan semakin intensif dilakukan agar kendaraan besar bisa lewat dengan aman. Proyek ini pun bertujuan untuk memperlancar transportasi hasil perkebunan kelapa sawit yang menjadi sumber utama perekonomian warga. Dengan adanya jalur transportasi yang lebih baik, kemungkinan terjadinya kecelakaan kerja dan kerusakan pada kendaraan petani pun dapat diminimalkan.
Dansatgas TMMD 129 Kodim 0413/Bangka menegaskan bahwa progres proyek ini akan terus diupayakan dengan melibatkan sejumlah alat berat di titik-titik strategis. Komitmen TNI adalah menyelesaikan proyek dalam waktu yang sudah dijadwalkan dan memastikan bangunan yang kokoh untuk keberlanjutan manfaat jangka panjang. Kualitas infrastruktur sangat vital agar jalan desa tidak cepat rusak saat musim hujan tiba.
Respon positif terlihat dari masyarakat Desa Deniang yang merasa langsung terdampak dengan adanya pembangunan jalur baru ini. Mereka percaya bahwa jalan yang baru dikerjakan akan memperpendek waktu perjalanan ke pusat kota. Dengan berkurangnya biaya logistik untuk hasil pertanian, peningkatan kesejahteraan dan taraf hidup masyarakat desa diharapkan dapat terwujud.
