
KOTA BENGKULU – Kerja sama antara prajurit TNI dan masyarakat setempat menjadi aspek krusial dalam mempercepat realisasi pembangunan jalan dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 yang diinisiasi Kodim 0407/Kota Bengkulu. Pada hari ke-14 pelaksanaan, yang jatuh pada Selasa (27/10/2026), tingkat kemajuan pengerjaan jalan telah melebihi 50 persen.
Pencapaian tersebut membuktikan bahwa kolaborasi antara Satgas TMMD dan warga sangat berpengaruh terhadap percepatan pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan oleh masyarakat. Anggota TNI terus aktif melakukan pekerjaan di lapangan, mulai dari proses pembukaan hingga pembuatan badan jalan, dengan menggunakan tenaga dan peralatan yang telah disiapkan.
Kolonel Inf Condro Edi Wibowo yang menjabat sebagai Komandan Kodim 0407/Kota Bengkulu mengungkapkan bahwa keikutsertaan masyarakat sangat membantu kelancaran proses pengerjaan di area proyek TMMD.
“Alhamdulillah, memasuki minggu kedua ini, tahap pembukaan dan pembangunan badan jalan sudah melampaui 50 persen. Semangat gotong royong antara Satgas TMMD dan masyarakat menjadi faktor utama dalam mempercepat pembangunan ini,” tambahnya.
Selain fokus pada pembukaan jalan, Satgas TMMD juga bersinergi dengan masyarakat untuk membangun gorong-gorong dan saluran drainase. Pekerjaan ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas infrastruktur serta memastikan aliran air tidak mengganggu kondisi jalan yang telah dibuat.
Kegiatan TMMD ke-130 juga mencakup aktivitas nonfisik, seperti penyuluhan mengenai kesehatan, wawasan kebangsaan, serta berbagai pelayanan kepada masyarakat. Hal ini menunjukkan bahwa program ini tidak hanya bertujuan pada pembangunan fisik, tetapi juga untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat.
Di lapangan, pihak Satgas masih menghadapi berbagai tantangan, antara lain perubahan cuaca yang tidak menentu dan kondisi tanah yang perlu penanganan khusus. Namun, segala kendala tersebut tidak mengurangi semangat prajurit untuk terus melanjutkan semua pekerjaan sesuai dengan target yang ditentukan.
Dandim berharap dukungan dari masyarakat dapat terus berlanjut sampai seluruh rangkaian kegiatan TMMD selesai. Ia menekankan bahwa keberhasilan dari pembangunan tidak hanya bergantung pada kecepatan proses pengerjaan, tetapi juga pada rasa memiliki warga terhadap hasil pembangunan yang dikerjakan.
“Kami optimis semua target baik fisik maupun nonfisik dalam TMMD kali ini dapat diselesaikan seratus persen sebelum penutupan. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah dan seluruh lapisan masyarakat yang selalu mendukung kesuksesan program TMMD ini,” tuturnya.
Dengan progres yang telah terlampaui di angka 50 persen, pembangunan jalan ini diharapkan bisa segera memberikan akses yang lebih mudah bagi masyarakat. Sinergi antara TNI dan rakyat mencerminkan bahwa semangat kebersamaan dapat mempercepat pembangunan dan mendukung kesejahteraan masyarakat.
