Kendaraan Tradisional Andalan Satgas TMMD 129 Bojonegoro Angkut Bahan Bangunan

BOJONEGORO, – Proses pembangunan infrastruktur di daerah terpencil tidak selalu memerlukan alat berat. Di lokasi program TMMD ke-129 yang berlangsung di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, ternyata gerobak dorong yang merupakan alat tradisional berhasil menjadi salah satu kunci dalam percepatan proyek.

Dalam konteks pembangunan di pedesaan, yang sering kali dihadapkan pada jalan sempit dan terbatas, gerobak dorong membuktikan efisiensinya sebagai alat angkut yang sangat handal.

Tampak terlihat di lokasi, beberapa anggota Satgas TMMD ke-129 dari Kodim 0813 Bojonegoro menggunakan gerobak dorong untuk mengangkut material bangunan seperti batako ringan (hebel) melewati jalur-jalur beton di permukiman warga Dusun Krebet, Desa Kesongo.

Di tengah teriknya matahari, prajurit-prajurit yang tergabung dalam Satgas TMMD ke-129 ini dengan cekatan mengisi gerobak dorong dengan batako, kemudian mendorongnya menuju lokasi pembangunan yang telah ditentukan. Prada Axhim Yonas M. Lekoli mengungkapkan bahwa alat sederhana ini memiliki kemampuan tinggi untuk menjangkau area yang sulit dimasuki oleh kendaraan besar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *