SEBATIK BARAT – Desa Liang Bunyu, yang menjadi lokasi Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), saat ini berada di tahap akhir pelaksanaan. Proyek yang difokuskan pada peningkatan infrastruktur dan akses perbatasan ini telah mencapai penyelesaian hingga 95 persen.
Berbagai proyek infrastruktur penting seperti pengaspalan jalan, perbaikan fasilitas umum, dan renovasi tempat ibadah serta tempat olahraga warga, terus dikebut oleh tim satgas TMMD bersama masyarakat. Kolaborasi antara anggota TNI dengan masyarakat setempat menjadi faktor utama dalam percepatan progres pembangunan fisik di lapangan.
Program ini tidak hanya terpaku pada pembangunan fisik, tetapi juga mencakup kegiatan non-fisik seperti penyuluhan wawasan kebangsaan, kesehatan, dan pendidikan hukum yang telah dilaksanakan dengan sukses. Kehadiran program-program ini memberikan dampak yang signifikan bagi pengetahuan dan kesadaran masyarakat di daerah perbatasan.
Warga Desa Liang Bunyu menunjukkan semangat yang tinggi menanti selesainya seluruh program. Seorang penduduk lokal, Ahmad (42), mengungkapkan perasaannya, “Keberadaan TMMD di desa kami sangat luar biasa dan memberikan banyak perubahan. Fasilitas yang dulunya rusak kini jadi baik, jalanan lebih mudah dilalui, dan desa kami sekarang lebih hidup dengan kebersamaan yang terasa,” ucap Ahmad.
