Sebatik Barat – Untuk menjaga kelestarian ekosistem pesisir di wilayah perbatasan, kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 digelar dengan penuh semangat. Kodim 0911/Nunukan melakukan penanaman mangrove di RT 08 Desa Liang Bunyu, Kecamatan Sebatik Barat, Kabupaten Nunukan.
Dalam aksi penanaman, sebanyak 160 bibit mangrove berhasil ditanam di sepanjang garis pantai yang ada di desa tersebut. Kegiatan ini menunjukkan kolaborasi yang kuat antara berbagai elemen masyarakat dalam menjaga lingkungan di daerah perbatasan Indonesia.
Partisipasi masyarakat terlihat jelas saat seluruh peserta bekerja sama di lokasi berlumpur. Mereka melibatkan anggota Koramil 0911-07/Sebatik Barat, Polsek Sebatik Barat, Satgas Marinir, satgas Pamtas, serta dukungan dari Dinas Pemadam Kebakaran, pemerintah Kecamatan Sebatik Barat, pemerintah Desa Liang Bunyu, mahasiswa KKN dari Universitas Gadjah Mada (UGM), siswa SMK Negeri 1 Sebatik Barat, dan warga dari RT 08.
Menurut Babinsa Desa Liang Bunyu, Kopda Huda, kegiatan ini lebih dari sekadar penanaman pohon biasa. “Penanaman 160 bibit mangrove ini merupakan langkah nyata kita bersama untuk mencegah abrasi dan menjaga ekosistem laut di Sebatik Barat. Kami sangat menghargai semangat gotong royong ini dari berbagai pihak, dengan harapan pohon-pohon ini tumbuh baik dan memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat ke depannya,” ungkapnya. Dengan aksi bersama ini, diharapkan kawasan pesisir tetap terlindungi dari dampak gelombang laut.
