Pembangunan Lima Rumah Tidak Layak Huni di Ambon Menuju Penyelesaian Final

AMBON – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 yang dilaksanakan oleh Kodim 1504/Ambon kini menunjukkan hasil yang menggembirakan dengan pembangunan lima unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Dusun Seri, Kelurahan Urimesing, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon. Hingga hari Sabtu, 7 November 2026, progres pembangunan rumah-rumah tersebut telah mencapai angka 97 persen.

Progres yang diraih menunjukkan bahwa proyek untuk masyarakat penerima bantuan ini sudah memasuki tahap penyelesaian. Tim Satgas TMND bersama warga setempat kini fokus menyelesaikan berbagai elemen penting rumah, mulai dari pemasangan keramik, merapikan, hingga melakukan pengecatan serta membersihkan area sekitar rumah.

Lima unit rumah yang tengah dibangun tersebut adalah milik Thomas Waas, Ferdinan Gomies, Nofembri Kalahatu, Berly Kalahatu, dan Excel Tuhumury. Semua rumah dari lima sasaran ini saat ini menunjukkan tingkat penyelesaian yang sama, yakni di angka 97 persen.

Letkol Inf Rudolf Glenn Paulus, yang menjabat sebagai Komandan Satgas TMMD ke-130, mengungkapkan bahwa pihaknya berkomitmen untuk menyelesaikan proyek ini tepat waktu. “Alhamdulillah, hingga saat ini pembangunan lima unit RTLH ini rata-rata telah mencapai 97 persen. Pekerjaan yang tersisa hanya pemasangan keramik, finalisasi, pengecatan, serta pembersihan lingkungan sekitar,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa capaian ini adalah hasil kolaborasi antara personel Satgas dan dukungan dari warga setempat. Menurutnya, proyek pembangunan RTLH tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kondisi fisik bangunan, tetapi juga sebagai wujud perhatian TNI terhadap kebutuhan mendasar masyarakat, terutama dalam menyediakan hunian yang layak dan aman.

Dengan kemajuan yang hampir sempurna, Satgas TMMD penuh harapan bahwa kelima rumah tersebut sebentar lagi akan selesai dan dapat memberikan rasa nyaman bagi para warga penerima manfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *