Pendidikan Berbasis Kesiapsiagaan Bencana di SDN 1 Tlemang oleh Satgas TMMD 129 dan BPBD Lamongan

DESA TLEMANG – Sebagai bagian dari program non-fisik Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 tahun anggaran 2026, Satgas TMMD berkolaborasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lamongan menggelar sosialisasi serta edukasi tentang Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB). Kegiatan ini dilaksanakan dengan tertib dan diikuti dengan semangat tinggi oleh para peserta, berlangsung di Balai Ruang Kelas SDN 1 Tlemang, Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan.

Edukasi SPAB bertujuan untuk memberikan pengetahuan praktis kepada siswa dan tenaga pengajar mengenai potensi bencana alam, teknik-teknik mitigasi, serta prosedur evakuasi yang perlu diperhatikan dalam keadaan darurat. Dengan begitu, diharapkan para siswa bisa lebih siap menghadapi situasi yang tak terduga di masa depan.

Kegiatan yang berlangsung meriah ini dihadiri oleh Kepala Pelaksana BPBD Lamongan, Bapak Sami’an, S.E., M.M., bersama Komandan Kompi (Danki) Satgas TMMD 129, Lettu Czi Jamil, serta beberapa personel dari BPBD dan staf desa. Kegiatan ini diikuti oleh 40 siswa-siswi SDN 1 Tlemang yang aktif berpartisipasi dalam setiap materi yang disampaikan.

Melalui simulasi praktis yang disampaikan oleh tim BPBD, siswa-siswi diberi pelajaran mengenai cara aman berlindung saat gempa dan rute evakuasi menuju titik aman di sekolah. Bapak Sami’an menekankan pentingnya mendidik anak-anak sejak dini tentang kesiapsiagaan bencana.

“Edukasi ini merupakan langkah awal yang vital. Kita tidak dapat memprediksi kapan bencana terjadi, namun jika anak-anak sudah memiliki pengetahuan mitigasi, mereka akan mampu menyelamatkan diri sendiri ketika bahaya muncul. Kerja sama dengan Satgas TMMD 129 adalah upaya nyata untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak hanya aman tetapi juga siap menghadapi bencana,” tutup Bapak Sami’an.

Sementara itu, Lettu Czi Jamil menegaskan bahwa program TMMD 129 tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada penguatan kapasitas manusia. “Kami ingin pendidikan di Desa Tlemang mendorong generasi yang cerdas, tangguh, dan siap menghadapi segala risiko yang mungkin terjadi,” pungkasnya. Kegiatan ini diharapkan bisa menciptakan kesadaran akan kesiapsiagaan bencana yang berkelanjutan di kalangan siswa SDN 1 Tlemang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *