Sebatik Barat – Dalam rangka Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0911/Nunukan, pengembangan generasi muda menjadi salah satu fokus utama selain pembangunan fisik. Salah satu upayanya adalah melalui sosialisasi mengenai proses penerimaan prajurit TNI Angkatan Darat yang diadakan di SMK Negeri 1 Sebatik Barat, yang terletak di Desa Liang Bunyu, Kecamatan Sebatik Barat, Kabupaten Nunukan.
Acara ini dipimpin oleh Bintara Tinggi Staf Personalia Kodim 0911/Nunukan dan mendapatkan sambutan positif dari para siswa. Dalam kegiatan ini, peserta diberikan informasi mendetail mengenai prosedur rekrutmen, mulai dari persyaratan administrasi hingga tahapan seleksi, serta persiapan yang perlu dilakukan sejak dini agar sukses dalam mengikuti seleksi.
Bati Pers mengungkapkan bahwa untuk berhasil dalam seleksi, bukan hanya kemampuan akademik yang menjadi penilaian, melainkan juga kesiapan fisik, kesehatan, mental, dan kedisiplinan. Proses seleksi dilaksanakan dengan prinsip transparansi dan objektivitas, sehingga semua calon prajurit memiliki kesempatan yang sama.
Ia juga menekankan bahwa peluang untuk bergabung menjadi prajurit TNI AD terbuka lebar bagi seluruh generasi muda Indonesia, termasuk mereka yang berasal dari daerah perbatasan seperti Pulau Sebatik. “Kami berharap para pelajar di Sebatik dapat memahami bahwa ada kesempatan bagi siapa saja yang memenuhi syarat untuk menjadi prajurit. Tidak ada biaya dalam proses ini; yang diperlukan adalah komitmen, disiplin, keinginan untuk berlatih, dan persiapan sejak saatnya agar dapat bersaing dengan baik dan mencapai impian menjadi prajurit TNI Angkatan Darat,” tegasnya.
Dengan adanya sosialisasi ini, Kodim 0911/Nunukan berharap para pelajar dapat memperoleh pemahaman yang jelas terkait proses rekrutmen TNI AD dan termotivasi untuk melakukan persiapan yang tepat sejak dini agar dapat mewujudkan cita-cita mereka menjadi prajurit TNI.
