
Luwu Timur – Tingkat kualitas dalam pembangunan menjadi fokus utama bagi anggota Satgas TMMD ke-130 Kodim 1403/Palopo saat melaksanakan proyek rabat beton di Desa Parumpanai, Kecamatan Wasuponda pada Kamis (5/11/2026). Meskipun terdapat keterbatasan dalam fasilitas alat, proses pencampuran material dilakukan secara manual dengan memastikan komposisi yang akurat.
Tim Satgas bersama masyarakat setempat menggunakan alat sederhana seperti cangkul dan sekop untuk mencampurkan semen, pasir, dan kerikil. Semua bahan tersebut diaduk hingga benar-benar merata, agar beton yang dihasilkan memiliki kekuatan dan ketahanan yang optimal.
Meskipun pengerjaan secara manual membutuhkan tenaga ekstra dan ketelitian yang tinggi, hal ini tidak mengurangi semangat anggota Satgas untuk menjalankan tugasnya dengan sungguh-sungguh demi mencapai hasil yang terbaik.
“Memang lebih melelahkan jika dicampur manual, tetapi hasil akhir tetap sama kuatnya. Yang terpenting adalah takarannya tepat dan adukannya merata,” kata salah satu anggota Satgas. Pembangunan rabat beton ini sangat penting untuk melindungi jalan dan jembatan dari efek erosi. Dengan memperhatikan kualitas material, infrastruktur yang dihasilkan dari program TMMD diharapkan mampu bertahan lebih lama dan dapat digunakan dengan aman oleh masyarakat Desa Parumpanai.
