
PAMEKASAN – Dalam usaha untuk menyelesaikan pembangunan dalam waktu yang ditentukan, Satgas TMMD Ke-130 Kodim 0826/Pamekasan memberikan perhatian serius terhadap Rumah Layak Huni (RLH) milik Pak Ikhsan yang berlokasi di Desa Jarin, Kecamatan Pademawu. Tim kini berusaha keras untuk memastikan bahwa rumah tersebut dapat diselesaikan sesuai dengan target pelaksanaan program TMMD.
Per hari Rabu (4/11/2026), kemajuan pembangunan terlihat jelas. Struktur dinding rumah telah kokoh berdiri, pemasangan atap juga sudah dilakukan, dan saat ini proyek tersebut sedang dalam tahap penyelesaian. Untuk mempercepat proses, Satgas menambah jumlah tenaga kerja, sehingga beberapa pekerjaan dapat dilakukan bersamaan.
Saat ini, fokus utama terletak pada pemasangan kayu teras, proses pengecatan, serta finishing interior dan eksterior. Tim yang terdiri dari personel TNI, tukang, dan masyarakat lokal tampak bekerja keras sejak pagi hingga sore untuk memastikan semua elemen rumah dapat diselesaikan dengan sempurna.
Serda Syarif, Babinsa Desa Jarin, menjelaskan bahwa upaya untuk mempercepat pengerjaan dilakukan dengan cara membagi tenaga kerja sesuai dengan spesialisasi masing-masing. “Kami menambah tukang agar pekerjaan lebih cepat dan tepat waktu. Ada yang bertanggung jawab untuk atap, ada yang untuk pengecatan, dan ada pula yang memasang kayu teras. Semua bekerja serentak,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa seluruh anggota yang terlibat selalu menjaga semangat kolaborasi demi mencapai tujuan pembangunan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Bagi Pak Ikhsan, kemajuan pembangunan rumah ini merupakan sumber kebahagiaan. Harapannya untuk segera memiliki rumah yang layak kini semakin dekat menjadi kenyataan.
“Alhamdulillah, rumahnya sudah hampir selesai. Terima kasih kepada TNI dan masyarakat yang telah berkontribusi. Saya sangat antusias untuk segera pindah ke rumah baru,” ujarnya.
Dengan pelaksanaan program TMMD Ke-130, Kodim 0826/Pamekasan tidak hanya berfokus pada aspek fisik pembangunan tetapi juga memberikan dukungan kepada masyarakat dalam memperoleh tempat tinggal yang lebih baik. Satgas pun optimis bahwa rumah Pak Ikhsan akan selesai 100 persen dan dapat dihuni dalam waktu tidak lama lagi.
