TNI Berperan Aktif Dalam Membangun Rumah Layak Bagi Warga Kandang Limun

Bengkulu – Prajurit TNI menunjukkan bahwa keahlian mereka tidak hanya terbatas pada aspek militer, tetapi juga menjangkau kemampuan memberikan kontribusi kepada masyarakat. Hal ini dirasakan oleh masyarakat di Kelurahan Kandang Limun, di mana anggota Satgas TMMD ke-130 Kodim 0407/Kota Bengkulu terlibat langsung dalam pembangunan rumah bagi warga.

Pada hari Rabu (28/10/2026), para prajurit bekerja keras dan penuh semangat untuk menyelesaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Mereka menggunakan keterampilan dalam bidang pertukangan, mulai dari merangkai bata, mencampur semen, hingga mengerjakan berbagai elemen bangunan dengan mengikuti prosedur yang teliti.

Tugas ini menuntut kerja sama tim yang solid, ketelitian, serta sikap tanggung jawab untuk memastikan hasil yang dihasilkan dapat bermanfaat dalam jangka panjang bagi masyarakat. Anggota Satgas saling membantu satu sama lain dalam membangun semangat kebersamaan di antara mereka.

Komandan Satgas TMMD ke-130, Kolonel Inf Condro Edi Wibowo, menyatakan pentingnya prajurit untuk memiliki kemampuan beradaptasi dengan berbagai kondisi. Menurutnya, pengabdian kepada masyarakat merupakan bagian integral dari peran TNI untuk menjaga kedekatan dan hubungan baik dengan rakyat.

“Kami sebagai prajurit tidak hanya dilatih untuk bertahan dan berperang, tetapi juga untuk berkontribusi secara positif di tengah masyarakat. Kami adalah bagian dari rakyat yang siap membantu pembangunan,” tegas Condro.

Ia juga memberikan penghargaan terhadap dedikasi prajurit yang terjun langsung di lapangan untuk membantu meningkatkan taraf hidup hunian masyarakat. Tindakan ini menjadi bukti bahwa kemampuan militer dapat bersinergi dengan kepedulian sosial terhadap masyarakat.

Kehadiran Satgas mendapat sambutan positif dari warga. Salah seorang warga mengungkapkan rasa kagumnya ketika melihat para prajurit melaksanakan pekerjaan konstruksi dengan cekatan dan terampil.

“Tidak pernah saya bayangkan Bapak-bapak tentara yang biasa beruniform dan memegang senjata ternyata sangat mahir dalam memasang bata dan membangun rumah. Mereka bekerja dengan cepat dan rapi, penuh keikhlasan serta sangat ramah,” ujar warga tersebut.

Bagi masyarakat, rehabilitasi RTLH bukanlah sekadar perbaikan fisik, melainkan momen harapan untuk mendapatkan tempat tinggal yang lebih baik dan meringankan beban bagi yang membutuhkan bantuan. Selain itu, TMMD ke-130 juga menargetkan pembangunan infrastruktur seperti jalan dan pembuatan sumur bor untuk menyediakan air bersih.

Kegiatan non-fisik yang meliputi sosialisasi wawasan kebangsaan dan pelayanan masyarakat pun menjadi bagian dari program TMMD. Dengan upaya tersebut, Satgas TMMD berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat sinergi antara TNI dan rakyat sebagai fondasi penting dalam proses pembangunan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *