
Luwu Timur – Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Ibu Mida (62) di Desa Cendana, Kabupaten Luwu Timur berlangsung dengan semangat gotong royong. Para personel dari Satgas TMMD ke-130 Kodim 1403/Palopo berkolaborasi dengan warga setempat untuk mempercepat proses pembangunan agar Ibu Mida bisa segera menempati rumah barunya yang lebih aman dan nyaman pada Senin (26/10/2026).
Pekerjaan dimulai sejak pukul 07.00 WITA, dipimpin oleh Pelda Sumerdap. Satgas dibagi ke dalam beberapa kelompok dengan fokus pada pemasangan bata, plesteran dinding, serta pengangkutan material. Keterlibatan warga di sekitar sangat membantu kelancaran pekerjaan sehingga proses pembangunan dapat berjalan lebih efisien.
Kondisi rumah Ibu Mida sebelum renovasi sangat memperihatinkan. Dinding papan yang sudah lapuk, lantai dari tanah, serta atap seng yang bocor membuat rumah tersebut tak memberikan perlindungan yang memadai saat hujan.
Melihat situasi itu, Satgas segera memprioritaskan untuk memperbaiki dinding dan atap rumah. Pemasangan rangka baja ringan dilakukan dengan terus menerus, sementara untuk hari ini, fokusnya adalah pada plesteran dinding luar dan dalam. Pelda Sumerdap melaporkan bahwa progres pembangunan sampai saat ini sudah mencapai sekitar 60 persen, dengan harapan bahwa seluruh pekerjaan bisa selesai sesuai target yang telah ditentukan dalam waktu tiga hari.
“Kami bekerja keras dari pagi dan telah membagi tugas untuk meningkatkan efektivitas. Saat ini kami lebih fokus pada plesteran dinding dan pemasangan rangka atap baja ringan. Warga pun sangat kooperatif dalam membantu mengangkut material, kami optimis dalam waktu dekat pembangunan akan tuntas 100 persen,” ungkapnya.
Ia juga menekankan pentingnya ketelitian dalam setiap tahap pengerjaan agar rumah yang dibangun tidak hanya terlihat bagus, tetapi juga dapat memberikan rasa nyaman bagi penghuninya. Ibu Mida sendiri dengan penuh haru mengamati proses perbaikan rumahnya dari teras rumah tetangganya, mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diberikan oleh para prajurit.
“Saya sangat berterima kasih, melihat rumah saya diperbaiki dengan upaya keras mereka sejak pagi. Saya hanya bisa mendoakan kesehatannya karena saya tidak bisa membalas budi mereka. Semoga rumah ini cepat selesai agar bisa saya huni dengan tenang, terutama saat hujan,” ujarnya.
Partisipasi masyarakat dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa program TMMD tidak hanya terfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga dalam memperkuat ikatan antara TNI dan masyarakat. Semangat saling membantu ini sangat penting untuk menyelesaikan proyek yang manfaatnya akan dirasakan oleh masyarakat.
Satgas TMMD ke-130 Kodim 1403/Palopo akan melanjutkan perbaikan hingga semua aspek rumah selesai, termasuk penutup atap dan penyempurnaan lainnya. Dengan kemajuan yang terus berlanjut, diharapkan hunian Ibu Mida dapat segera berubah menjadi tempat yang lebih layak, aman, dan nyaman, sejalan dengan upaya TNI dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kawasan pedesaan.
