
Luwu Timur – Kesulitan mendapatkan akses air bersih yang telah lama dialami oleh masyarakat di lokasi TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 1403/Palopo mulai teratasi dengan adanya pembangunan sumur bor serta tower penampungan air. Proyek ini dilakukan di Desa Parumpanai, Kecamatan Wasuponda, dan Desa Cendana, Kecamatan Burau, Kabupaten Luwu Timur, pada hari Kamis, 22 Oktober 2026.
Inisiatif ini merupakan wujud pengabdian TNI untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal melalui penyediaan air bersih. Dengan adanya sumur bor, diharapkan dapat memberikan alternatif sumber air bagi penduduk, sementara tower berfungsi untuk menampung air siap pakai sebelum didistribusikan kepada warga.
Kehadiran fasilitas tersebut sangat berarti bagi masyarakat yang selama ini menghadapi kesulitan mendapat air, terutama saat musim kemarau. Selama ini, warga harus berjuang dengan sumber air yang sering kali kering serta air sungai yang keruh, sehingga penyediaan air bersih menjadi tantangan yang cukup berat.
Tower yang dibangun memiliki tinggi antara 3 hingga 4 meter dan terbuat dari konstruksi besi kanal C serta penyangga. Tandon dengan kapasitas 1.200 hingga 2.000 liter disediakan untuk menampung pasokan air dari sumur bor. Dengan menggunakan sistem distribusi gravitasi, diharapkan air dapat mengalir dengan lebih lancar ke rumah-rumah penduduk.
Letkol Inf. Windra Sukma Prihantoro, S.Sos., selaku Dansatgas TMMD ke-130 Kodim 1403/Palopo, menyatakan bahwa pembangunan ini merupakan bagian dari program TNI AD Manunggal Air yang berorientasi pada pemenuhan kebutuhan masyarakat. “Sesuai perintah dari Bapak Kasad, TNI AD memiliki kewajiban untuk membantu mengatasi kesulitan warga, termasuk dalam hal penyediaan air bersih. Di Desa Parumpanai, kesulitan air bersih benar-benar menjadi masalah,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Dansatgas menekankan pentingnya tidak hanya membangun sumur, tetapi juga menyediakan sarana penampungan air agar pendistribusian dapat dilakukan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. “Tower ini sangat krusial agar air mampu tertampung dengan baik, sehingga dapat dialirkan dengan tekanan yang cukup ke rumah-rumah penduduk. Kami berharap ini bisa bermanfaat untuk ratusan jiwa dalam berbagai kebutuhan,” tambahnya.
Proses pembangunan menunjukkan semangat gotong royong yang tinggi, di mana anggota Satgas bekerja sama dengan masyarakat untuk menyiapkan pondasi, merangkai besi, dan memasang tandon. Keterlibatan masyarakat dalam program TMMD ini menggambarkan komitmen tidak hanya untuk pembangunan infrastruktur, tetapi juga untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik.
Sekretaris Desa Parumpanai, Darwis, mengungkapkan rasa syukur atas perhatian dari program TMMD. Ia menceritakan, kesulitan mendapatkan air bersih selama beberapa dekade, terutama saat kemarau, membuat keadaan semakin kritis. “Kami sangat bersyukur dengan adanya pembangunan sumur dan tower ini. Ini seperti mimpi. Air bersih merupakan hal yang sangat berarti bagi kami,” ujarnya dengan penuh haru.
Pembangunan tower dan sumur bor diharapkan menjadi langkah awal yang berkelanjutan untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap air bersih. Setelah fasilitas ini berfungsi, pemeliharaan serta pengelolaan distribusi air akan menentukan agar manfaat ini dapat dirasakan secara terus menerus. Program TMMD ke-130 Kodim 1403/Palopo diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat di pedesaan dengan ketersediaan air bersih yang memadai.
