Kapten Inf Hendro Awasi Pembangunan MCK untuk Kesejahteraan Warga Yamboi

MANOKWARI SELATAN – Proses pembangunan Mandi, Cuci, Kakus (MCK) di Kampung Yamboi, Distrik Ransiki, Kabupaten Manokwari Selatan menjadi perhatian Satgas TMMD ke-130 Kodim 1808/Mansel. Dalam rangka memastikan konstruksi sesuai dengan rencana, Wadansatgas TMMD ke-130, Kapten Inf Hendro, melakukan peninjauan langsung ke lokasi pada Rabu (21/10/2026).

Dalam tinjauan tersebut, Kapten Inf Hendro mengamati perkembangan konstruksi yang kini sudah berada pada tahap penyelesaian dinding batako dan pekerjaan atap. Ia tidak hanya memantau kinerja tim Satgas, tetapi juga berinteraksi dengan masyarakat sekitar untuk memastikan detail-detail penting dalam pembangunan diperhatikan dengan seksama.

Tujuan dari peninjauan ini adalah untuk memastikan bahwa semua tahapan pembangunan mengikuti standar teknis yang ditetapkan. Dengan adanya pengawasan langsung, potensi kesalahan dalam pengerjaan dapat diidentifikasi lebih awal, sehingga kualitas bangunan tetap terjaga sampai proyek dinyatakan selesai.

Kapten Inf Hendro menekankan bahwa aspek mutu dan ketahanan konstruksi adalah hal yang utama dalam pembangunan infrastruktur publik. “Kami ingin hasil dari pembangunan ini berkualitas dan mampu memberikan manfaat yang bertahan lama bagi masyarakat, sehingga fasilitas ini bukan hanya sekedar memenuhi target, tapi juga aman dan nyaman untuk digunakan,” ujarnya.

Ia juga menyoroti perlunya tanggung jawab bersama seluruh anggota yang terlibat dalam proyek ini. Kolaborasi antara prajurit TNI dan masyarakat harus ditunjang dengan kedisiplinan serta perhatian penuh terhadap setiap aspek dari konstruksi agar hasil akhir sesuai harapan.

Pembangunan MCK ini menjadi bagian dari sasaran program fisik TMMD ke-130 Kodim 1808/Mansel yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan sanitasi masyarakat. Diharapkan, dengan ada fasilitas yang memadai, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat dapat meningkat.

Letkol Czi Sunandar Parius selaku Komandan Kodim 1808/Manokwari Selatan juga mengingatkan agar semua pekerjaan dilakukan dengan profesionalisme dan tanggung jawab tinggi. Menurutnya, keberhasilan TMMD ditentukan bukan hanya dari waktu penyelesaian tetapi juga dari kualitas hasil dan dampak positif bagi masyarakat ke depannya.

Sebagai bentuk komitmen dalam menjaga pelaksanaan proyek, pengawasan terhadap pembangunan MCK akan terus dilanjutkan agar sesuai dengan perencanaan. Penekanan pada kualitas merupakan bagian penting dari dedikasi Satgas dalam menghadirkan konstruksi yang bermanfaat secara berkelanjutan.

Kehadiran Wadansatgas di lapangan menggambarkan pentingnya evaluasi langsung terhadap progres pekerjaan. Dengan pengamatan yang akurat mengenai kondisi pembangunan, pengendalian dan koordinasi di antara personel Satgas dan masyarakat dapat dioptimalkan.

Harapan Satgas TMMD ke-130 Kodim 1808/Mansel adalah agar pembangunan MCK di Kampung Yamboi dapat tercapai sesuai rencana dengan hasil yang optimal. Selain menjadi bangunan fisik, fasilitas ini diharapkan mendukung kesehatan lingkungan serta meningkatkan kualitas hidup warga setempat.

Melalui perhatian pada detail, ketelitian, dan semangat kerjasama, TMMD ke-130 bertekad untuk mendorong pembangunan desa yang tidak hanya cepat selesai, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi komunitas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *