
Kota Bengkulu – Permasalahan dalam mengangkut hasil pertanian yang selama ini mengganggu para petani di Kelurahan Kandang Limun kini mulai dapat diatasi. Program TMMD ke-130 yang dilaksanakan oleh Kodim 0407/Kota Bengkulu berusaha membuka akses jalan baru menuju area pertanian yang sebelumnya sulit dijangkau.
Salah satu hambatan yang dihadapi oleh warga adalah jalan yang sempit dan licin, yang membuat kegiatan pertanian menjadi lebih menantang. Ketika musim hujan tiba, keadaan jalan semakin parah, sehingga kendaraan sulit untuk mencapai lahan pertanian yang ada.
Akibat dari situasi ini, beberapa petani terpaksa mengeluarkan usaha dan biaya yang lebih besar untuk membawa hasil panen mereka ke jalan utama. Dengan adanya pembukaan akses jalan yang dilakukan melalui program TMMD, diharapkan kegiatan pertanian bisa berjalan lebih efisien, memungkinkan hasil panen untuk lebih cepat diangkut dari kebun menuju tempat pengumpulan atau pasar.
“Kami berharap setelah jalan ini selesai dibangun, proses pengangkutan hasil panen bisa lebih singkat dan tidak lagi memikul jauh,” ujar Sumardi. Program ini juga menunjukkan kepedulian kepada rakyat yang bergantung pada sektor pertanian, di mana infrastruktur jalan yang baik dapat berdampak besar bagi perekonomian masyarakat setempat.
Kolonel Inf Condro Edi Wibowo, Dansatgas TMMD ke-130 Kodim 0407/Kota Bengkulu, menjelaskan bahwa pembangunan jalan merupakan langkah penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan yang relevan dengan kebutuhan mereka. “Dengan akses transportasi yang lebih baik, aktivitas masyarakat akan semakin lancar. Oleh karena itu, kami berharap jalan yang dibangun ini dapat memberikan manfaat jangka panjang, terutama bagi para petani,” ungkapnya.
Dia juga menambahkan bahwa pembangunan ini dilakukan dengan semangat gotong royong antara anggota Satgas dan masyarakat setempat. Kerja sama ini merupakan bagian penting dari upaya TMMD dalam memperkuat keterikatan antara TNI dan rakyat.
