Puskesmas Wanggar Sari Dapatkan Akses Air Bersih Melalui Program TMMD Ke-130

Nabire – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-130 yang dilaksanakan oleh Kodim 1705/Nabire tidak hanya berkonsentrasi pada pembangunan infrastruktur fisik. Kepedulian terhadap pelayanan dasar bagi masyarakat juga ditunjukkan dengan pembangunan sumur galian di Puskesmas Wanggar Sari, yang terletak di Distrik Wanggar, SP-B, Kabupaten Nabire, Papua Tengah.

Sumur galian yang dibangun memiliki kedalaman 12 meter dan kini telah selesai sepenuhnya. Sumber air yang ditemukan memiliki debit yang cukup besar dan kualitas airnya sangat jernih, memberikan harapan baru bagi warga setempat.

Kapten Inf Sunata, Pasi Ter Kodim 1705/Nabire dan Penyelenggara TMMD Ke-130, menjelaskan bahwa pemilihan Puskesmas Wanggar Sari sebagai lokasi proyek dilakukan setelah adanya survei dan kerja sama dengan Dinas Kesehatan serta pihak Puskesmas. “Dengan adanya sumur ini, kami berharap pelayanan kesehatan di SP-B akan semakin meningkat dan masyarakat jadi lebih sehat. Ini merupakan contoh nyata dari kemanunggalan antara TNI dan rakyat,” tuturnya.

Sebelumnya, Puskesmas Wanggar Sari sempat menghadapi kendala serius terkait dengan ketersediaan air bersih, terutama di musim kemarau yang dapat mengganggu operasional serta sanitasi—dua aspek penting dalam pelayanan kesehatan. Untuk mengatasi masalah ini, tim gabungan dari Satgas TMMD yang terdiri dari Kodim 1705/Nabire, Brigif 82/WKB, Denzipur 12 dan Yon TP 804/DBAY bekerja sama secara intensif untuk menyelesaikan pembangunan sumur tersebut.

Kapten Inf Marselus Tunianan, selaku Dan SSK TMMD Ke-130, menambahkan bahwa penyelesaian sumur tersebut melambangkan perhatian TNI terhadap kebutuhan dasar rakyat. “Air bersih sangatlah penting untuk pelayanan kesehatan. Kami menjalankan tugas ini dengan komitmen dan tanggung jawab penuh,” ujarnya.

Keberadaan sumur baru ini mendapatkan sambutan positif dari Kepala Puskesmas Wanggar Sari dan seluruh tenaga kesehatan. Mereka berharap sumber air ini dapat memberikan dampak positif bagi pelayanan kesehatan yang berkelanjutan dan bagi masyarakat di wilayah SP-B. Kehadiran sumur galian ini menjadi bukti bahwa TMMD tidak sekadar fisik, tetapi juga memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *