KOTA BENGKULU – Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-130 yang diselenggarakan oleh Kodim 0407/Kota Bengkulu menjadi lebih dari sekadar acara seremonial. Kegiatan ini juga menciptakan peluang bagi pelaku industri lokal untuk memaksimalkan potensi ekonomi yang ada di masyarakat.
Hal ini tampak dari partisipasi puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berada di Kelurahan Kandang Limun, Kecamatan Muara Bangkahulu. Mereka mengadakan bazaar produk lokal di kawasan pembukaan TMMD pada Selasa (13/10/2026), menawarkan aneka produk khas daerah mereka kepada pengunjung dan tamu undangan.
Berbagai produk unggulan warga pun dipamerkan, mulai dari kuliner khas, makanan ringan, hingga kerajinan tangan serta hasil kreatif lainnya. Kehadiran bazaar ini mendapat sambutan positif dari pihak Kodim 0407/Kota Bengkulu, yang melihat keterlibatan pelaku UMKM sangat penting untuk mendorong pergerakan ekonomi dan membawa produk lokal ke pasar yang lebih luas.
Kasdim 0407/Kota Bengkulu menegaskan bahwa tujuan TMMD tidak hanya sekadar pembangunan infrastruktur, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Kami berharap, kegiatan ini dapat menggerakkan ekonomi kerakyatan, dan dengan melihat semangat dari para pelaku UMKM di Kandang Limun, kami yakin dampak dari pembangunan TMMD akan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal,” ujarnya.
Sumarni, salah satu pelaku UMKM, jugamengungkapkan rasa syukur bisa berpartisipasi dalam bazaar tersebut. Menurutnya, acara ini memberikan kesempatan emas untuk memperkenalkan produk dan meraih tambahan pendapatan selama kegiatan berlangsung.
“Kami sangat berterima kasih atas kesempatan ini, karena bukan hanya bisa berjualan, tetapi juga memperkenalkan produk lokal kepada banyak orang. Antusiasme yang terlihat dari pengunjung yang mengunjungi stan-stan kami sangat membanggakan,” tuturnya. Kegiatan ini membuktikan bahwa semangat TMMD merambah lebih jauh dari sekadar pembangunan fisik, tetapi juga mendorong daya ungkit ekonomi masyarakat setempat.
