Pemaparan Capaian TMMD ke-129 Kodim 1626/Bangli oleh Dansatgas kepada Tim Wasev

BANGLI – Letkol Inf Yugi Prastawa, S.I.P., M.I.P., yang menjabat sebagai Dansatgas TMMD ke-129 Kodim 1626/Bangli, menyampaikan hasil pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 kepada Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) di Desa Sekardadi, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, pada hari Senin (10/8/2026).

Dalam penjelasannya, Dansatgas mengungkapkan bahwa TMMD merupakan program operasi bakti terpadu yang melibatkan berbagai sektor, termasuk kementerian, LPNK, pemerintah daerah, dan masyarakat, dalam upaya mempercepat pembangunan regional.

Sasaran fisik yang telah dicapai meliputi pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1.766 meter, lebar 3 meter, dan ketebalan 12 cm, serta pembangunan DPT di empat lokasi dengan panjang 25 meter dan tinggi bervariasi antara 1,5 hingga 2 meter.

Di sisi nonfisik, terdapat 12 kegiatan yang dilaksanakan, antara lain penguatan wawasan kebangsaan dan bela negara, pemeliharaan kamtibmas, edukasi tentang bahaya narkoba, rekrutmen TNI AD, penanganan bencana, program kesehatan, pertanian dan peternakan, serta program penanganan stunting, koperasi, dan PHMS.

Selain itu, terdapat pula sasaran tambahan seperti rehabilitasi RTLH sebanyak 5 titik, MCK 5 titik, TMAB 5 titik, dan kegiatan untuk mempercepat penurunan stunting, pembersihan lingkungan, ketahanan pangan, serta penanaman pohon.

Lebih lanjut, Dansatgas menjelaskan bahwa pembangunan jalan telah memberikan dampak signifikan dalam memudahkan distribusi hasil perkebunan, meningkatkan ekonomi lokal, serta berfungsi sebagai penghubung antara Br. Dinas Tinga dan Br. Dinas Pule. Jalan ini juga memiliki kepentingan strategis dalam aspek pertahanan dan ketahanan wilayah.

Selama pelaksanaan, tim mengalami tantangan berupa medan yang berbukit dan terjal, kondisi cuaca berkabut, serta hujan ringan, sementara waktu yang tersedia hanya 30 hari. Semua kendala ini diatasi dengan melakukan pengangkutan material secara hati-hati, memaksimalkan gotong royong dari masyarakat, dan mengoptimalkan persiapan sebelum pelaksanaan TMMD.

Dansatgas menekankan bahwa melalui kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, pemerintahan desa, dan masyarakat, semua sasaran TMMD diharapkan mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi warga setempat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *