Membangun Indonesia dari Akar: TMMD ke-129 Di Bojonegoro

BOJONEGORO, – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 yang dijadwalkan pada tahun 2026, kembali hadir di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Lokasi kegiatan ini akan berpusat di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem dan diharapkan dapat terlaksana hingga pertengahan Agustus mendatang.

Inisiatif ini merupakan wujud nyata kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, dengan tujuan utama mempercepat pembangunan di kawasan pedesaan. Dengan mengedepankan semangat gotong royong, TMMD yang mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa” ini menjadi sebuah momentum berharga bagi pembangunan dari sudut pandang pedesaan.

Dansatgas TMMD ke-129, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, menegaskan bahwa fokus program ini tidak hanya sebatas pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga berupaya memperkuat pondasi bangsa melalui kegiatan non-fisik. Dalam konteks ini, kebersamaan sebagai bagian dari budaya Indonesia harus senantiasa diaktualisasikan dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.

Lebih lanjut, Letkol Inf Dedy menjelaskan bahwa personel Satgas TMMD ke-129 akan terjun langsung ke masyarakat di Desa Kesongo, berinteraksi dan berkolaborasi guna menyukseskan program-program yang telah ditetapkan. Ia percaya bahwa kehadiran program ini akan membawa dampak yang signifikan bagi mereka. “Kami berupaya menunjukkan manfaat nyata yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya, di akhir pekan lalu.

Dalam pelaksanaan TMMD ke-129, langkah utama akan difokuskan pada pembangunan infrastruktur seperti jalan cor beton, rehabilitasi ruang sekolah, perbaikan Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH), serta pembuatan drainase dan sumur bor.

Di sisi lain, pemberdayaan masyarakat juga menjadi bagian tak terpisahkan dari kegiatan ini, melalui penyuluhan kebangsaan, pendidikan kesehatan termasuk pencegahan stunting, pelatihan untuk UMKM, dan sosialisasi terkait hukum dan keamanan. Program ini lebih dari sekadar proyek fisik; ini adalah jembatan antara TNI dan rakyat, menciptakan landasan bagi kekuatan negara.

Letkol Inf Dedy menekankan pentingnya partisipasi aktif dari masyarakat dalam program TMMD, di mana sinergi sumber daya pemerintah daerah dan semangat gotong royong masyarakat akan menciptakan hasil pembangunan yang maksimal. “Partisipasi ini sangat esensial untuk membangun ikatan yang lebih kuat antara TNI dan rakyat,” jelasnya.

Dari segi ekonomi, kehadiran akses jalan baru diharapkan akan mempermudah distribusi hasil pertanian dan menurunkan biaya logistik. Secara sosial, hubungan yang lebih erat antara TNI dan warga akan meningkatkan stabilitas di wilayah tersebut. Selain itu, pada sektor kesehatan, program TMMD juga akan meningkatkan sanitasi dan rehabilitasi rumah, menciptakan lingkungan yang lebih sehat. Harapan kami adalah agar semua fasilitas yang dibangun dapat dirawat oleh seluruh elemen masyarakat setelah program berakhir.

“Semangat gotong royong yang telah mengalir selama pelaksanaan TMMD ini hendaknya terus menyala dan menjadi pendorong bagi pembangunan mandiri di desa. Mari kita tingkatkan semangat kebersamaan dan terus berkontribusi bagi kemajuan negeri,” tutup Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *